Jumat, 27 Desember 2019

  • Performa positif berlanjut warnai pasar obligasi Indonesia. Indonesia Composite Bond Index (ICBI) dan INDOBeXG-Total Return (return obligasi negara) naik +0,17% masing-masing ke level 273,9719 dan ke level 268,7061. Sementara itu INDOBeXC-Total Return (return obligasi korporasi) naik +0,16% ke level 299,3596. Kurva yield PHEI-IGSYC (PHEI-Indonesia Government Securities Yield Curve) berpola Rata-rata yield tenor 1-30tahun turun sebesar —3,91bps dengan penurunan terbesar dialami kelompok tenor pendek (<5tahun) yakni –4,27bps. Untuk rata-rata yield tenor menengah (5-7tahun) dan panjang (>7tahun) masing-masing turun sebesar —1,16bps dan —4,21bps. INDOBeXG-Effective Yield Kamis kemarin turun —0,0215poin ke level 6,9941. Harga seluruh seri SUN benchmark berlanjut rally dengan rata-rata naik sebesar +16,07bps. Harga FR0068 naik paling tinggi sebesar +26,42bps. Harga seri-seri SUN (FR dan ORI) turut didominasi penguatan harga dengan rata-rata naik sebesar +10,76bps. Penguatan harga SBN tersebut, INDOBeXG-Clean Price menguat +0,11% ke level 114,6905. Aktivitas perdagangan obligasi mengalami penurunan transaksi di pasar sekunder pada perdagangan kemarin. Total frekuensi turun –11,56% menjadi 597 transaksi dan total volume turun sebesar –22,83% menjadi Rp10,42tn. Meski demikian, aktivitas transaksi SUN benchmark terpantau meningkat dengan total volume sebesar Rp2,87tn (+255,11%) dan total frekuensi 54 transaksi (+10,20%). FR0076 kembali menjadi seri SBN teraktif dengan 83 frekuensi (volume Rp394miliar). Sementara seri SBN dengan total volume perdagangan terbesar dicatatkan seri FR0077 dengan total nilai Rp2,18tn (frekuensi 18 transaksi). Untuk obligasi korporasi, volume tertinggi dicatatkan seri APAI01A senilai Rp300miliar. Sementara frekuensi teraktif sebanyak 5 kali dicatatkan oleh 3 seri sekaligus yakni PTPP02ACN1, SMSMII01ACN3, WSBP01CN2. Senada dengan sesi siang, aktivitas perdagangan obligasi di pasar sekunder tampak sepi paska libur Natal. Minimnya transaksi dikarenakan masih banyak pelaku pasar yang melanjutkan libur hingga tahun baru. Ditengah sepinya transaksi, mayoritas harga seri-seri obligasi negara berlanjut menguat terpicu perkembangan positif hubungan dagang AS-China. Optimisme pasar terhadap segera ditandatanganinya kesepakatan dagang fase pertama antara AS-China pada Januari tahun 2020 mampu menopang performa positif pasar hingga saat ini. Katalis positif lain juga datang dari tren apresiasi Rupiah yang pada penutupan kemarin menguat +21,0poin ke level Rp13.958/US$ (Bloomberg). Performa positif diprediksi masih akan berlanjut pada perdagangan hari ini ditengah menurunnya aktivitas perdagangan obligasi di pasar sekunder. Meski demikian, penguatan tersebut berpotensi terbatas sejalan dengan minimnya sentimen baru dan faktor trading.

EKONOMI GLOBAL

  • Harga minyak naik sekitar satu persen ke level tertinggi tiga bulan pada hari Kamis (26/12), didorong oleh harapan bahwa pertarungan perdagangan AS-Tiongkok akan segera berakhir dan dengan laporan yang menunjukkan persediaan minyak mentah AS (API) yang lebih rendah dari perkiraan. Market movers lainya adalah ECB Economic Bulletin pada jam 16:00 WIB dan Crude Oil Inventories jam 23:00 WIB.

Potensi Pergerakan

EMAS

Harga emas terus bergerak naik pada hari sebelumnya meskipun data klaim pengangguran AS yang optimis dan wall Street yang bergerak positif. Harga emas bergerak naik menguji level resisten di 1515 – 1520 level support harga emas berada pada level 1505 – 1500.

MINYAK

Harga minyak berpotensi bergerak naik ke level 62.20 – 62.60 bila data Crude Oil Inventories AS pada jam 23:00 WIB dirilis lebih baik dari perkiraan. Level support harga minyak berada pada level 61.00 – 60.80.

EURUSD

EURUSD berpotensi bergerak naik ke level resisten di 1.1125 – 1.1150 dalam jangka pendek. kegagalan menembus level resisten tersebut berpeluang menekan EURUSD menguji level support di 1.1065 – 1.1040.

GBPUSD

GBPUSD berpotensi melanjutkan kenaikan dalam jangka pendek menguji level resisten di 1.3050 – 1.3080. Namun kekhawatiran terhadap Brexit berpotensi kembali menekan GBPUSD menguji level support di 1.2945 – 1.2910.

USDJPY

Positifnya data Unemployment Rate dan Prelim Industrial Production berpotensi menekan USDJPY menguji level support di 109.25 – 109.00. Level resisten USDJPY barada pada level 109.70 – 109.90.

AUDUSD

Tingginya harga komoditas tembaga masih berpotensi terus mendukung kenaikan AUDUSD menguji level resisten di 0.6970 – 0.6990. Jika turun AUDUSD berpeluang menguji level support di 0.6920 – 0.6900.

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah

Perhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.