Jumat, 25 September 2020

  • Mayoritas Harga SUN FR Bergerak Turun, Yield Bearish. Seluruh indeks return obligasi Indonesia ditutup melemah pada end of day Kamis. Harga SUN seri Fixed Rate didominasi turun dengan rata-rata harga pada seluruh seri turun –9,37bps. Rata-rata harga seri tenor panjang terkoreksi paling besar –15,60bps. Kurva yield PHEI-IGSYC berpola bearish. Rata-rata yield seluruh tenor (1-30tahun) naik sebesar +1,57bps. Transaksi obligasi di pasar sekunder menurun dengan total frekuensi 1.036 transaksi (-13,95%) dan total volume Rp14,61tn (-28,48%). Faktor trading masih mewarnai pergerakan pasar obligasi. Dan senada dengan perdagangan kemarin, mayoritas harga obligasi semakin terkoreksi di sesi sore. Isu resesi di Indonesia maupun secara global dikarenakan pandemi Covid-19 masih menjadi sentimen dominan yang membayangi pasar.Pasar semakin tertekan setelah kurs spot Rupiah menyentuh ke level Rp14.890/US$. Koreksi harga diprediksi berlanjut mewarnai mayoritas seri-seri obligasi negara pada transaksi Jumat. Setelah Indonesia dipastikan akan segera masuk resesi, terus meningkatnya angka kasus baru Covid-19 tentu saja semakin memberikan tekanan bagi pasar. Terlebih lagi, kemarin kasus baru Covid-19 kembali pecah rekor yakni sebanyak 4.634 kasus. Sentimen negatif lain juga datang dari tren depresiasi Rupiah.
  • Posisi Investasi Internasional (PII) Indonesia pada triwulan II 2020 mencatat kewajiban neto yang meningkat. Pada akhir triwulan II 2020, PII Indonesia mencatat kewajiban neto 280,8 miliar dolar AS (25,7% dari PDB), meningkat dibandingkan dengan kewajiban neto pada akhir triwulan I 2020 yang tercatat sebesar 256,6 miliar dolar AS (22,8% dari PDB). Peningkatan kewajiban neto tersebut disebabkan oleh peningkatan posisi Kewajiban Finansial Luar Negeri (KFLN) yang lebih besar dibandingkan dengan peningkatan posisi Aset Finansial Luar Negeri (AFLN). Peningkatan posisi KFLN Indonesia didukung oleh aliran masuk modal asing dalam bentuk investasi portofolio dan investasi langsung ke pasar keuangan domestik, seiring dengan meredanya ketidakpastian pasar keuangan global pada periode laporan. Posisi KFLN Indonesia pada akhir triwulan II 2020 meningkat 6,3% (qtq) dari 620,7 miliar dolar AS menjadi 659,6 miliar dolar AS. Peningkatan kewajiban tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan posisi kepemilikan asing pada instrumen surat utang pemerintah dan sektor swasta, serta peningkatan transaksi modal ekuitas dari afiliasi. Faktor perubahan lainnya adalah revaluasi positif atas nilai aset finansial domestik berdenominasi Rupiah yang mendorong kenaikan posisi KFLN, seiring dengan perbaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan penguatan Rupiah terhadap dolar AS. Posisi AFLN meningkat terutama didorong oleh transaksi aset dalam bentuk cadangan devisa. Posisi AFLN pada akhir triwulan II 2020 tumbuh 4,0% (qtq), dari 364,1 miliar dolar AS menjadi 378,8 miliar dolar AS. Selain karena faktor transaksi, posisi AFLN yang meningkat juga dipengaruhi oleh faktor revaluasi positif akibat peningkatan rerata indeks saham negara-negara penempatan aset yang disertai pelemahan dolar AS terhadap mayoritas mata uang utama dunia. Bank Indonesia memandang perkembangan PII Indonesia pada triwulan II 2020 tetap terjaga. Hal ini tercermin dari struktur kewajiban PII Indonesia yang didominasi oleh instrumen berjangka panjang. Meski demikian, Bank Indonesia akan tetap mewaspadai risiko kewajiban neto PII terhadap perekonomian. Ke depan, Bank Indonesia meyakini kinerja PII Indonesia akan tetap terjaga sejalan dengan upaya pemulihan ekonomi Indonesia dari dampak pandemi COVID-19 yang didukung sinergi bauran kebijakan Bank Indonesia dan Pemerintah, serta otoritas terkait lainnya.

EKONOMI GLOBAL

  • Saham Asia dibuka lebih tinggi pada hari Jumat (25/9/2020) karena reli Wall Street yang melambat di tengah data AS yang lemah dan ketidakpastian tentang paket stimulus di Washington telah membatasi kepercayaan pasar. Saham AS berakhir positif dalam perdagangan berombak pada hari Kamis (25/9/2020), dipimpin oleh kenaikan di sektor teknologi, setelah awalnya dijual karena klaim pengangguran yang lebih tinggi dari perkiraan. Apa yang kami lihat untuk pasar ekuitas adalah ada cukup banyak tahanan, kata  seorang analis pasar di broker Australia CommSec. Para komentator suka mengumpulkan semua hal negatif yang dihadapi pasar, pemilu AS ada di antaranya. Pada awal perdagangan Asia, S & P / ASX 200 berjangka Australia naik 0,12% dan Nikkei 225 berjangka Jepang naik 0,13%. Indeks berjangka Hang Seng Hong Kong naik 0,45%. Indeks saham MSCI di seluruh dunia merosot 0,43%. Partai Demokrat di DPR AS sedang mengerjakan paket stimulus virus korona senilai $ 2,2 triliun yang dapat dipilih secepatnya minggu depan, Ketua DPR Nancy Pelosi menegaskan bahwa dia siap untuk bernegosiasi dengan Gedung Putih. Dow Jones Industrial Average naik 0,2%, S&P 500 naik 0,30% dan Nasdaq Composite bertambah 0,37%.

Potensi Pergerakan

EMAS

Aksi profit taking terhadap dolar AS setelah alami reli kenaikan tajam telah menopang kenaikan harga emas pada Kamis, menguat sebesar $ 4.07 dan ditutup di level $1867.75.  Harga emas berpotensi bergerak naik menguji level resisten $1884 selama harga tidak mampu menembus level support $1860. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia $1848 – $1884.

MINYAK

Ditopang sentimen turunnya cadangan minyak mentah AS telah mendorong menguatnya harga minyak di hari Kamis, ditutup naik  $0.6  di level $ 40.19.  Harga minyak berpotensi bergerak naik menguji resisten $41.05 karena tertopang sentimen penurunan dalam cadangan minyak mentah AS. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia  $41.05 – $39.60.

EURUSD

Abaikan pesimisnya data iklim pengusaha Jerman, kenaikan kasus Covid-19 di negara-negara Eropa, EURUSD di hari Kamis, berakhir naik 9  pips di level 1.1669 karena dolar AS yang melemah. Selama mampu bergerak di atas level support 1.1655 EURUSD berpeluang lanjutkan kenaikan menguji level resisten di 1.1720. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 1.1625 – 1.1720.

GBPUSD

Aksi short covering para pelaku pasar di tengah dolar AS yang melemah telah menopang  kenaikan GBPUSD pada hari Kamis, naik sebesar 22 pips di level 1.2744.  GBPUSD berpotensi melanjutkan kenaikan menguji resisten di 1.2805 bila harga mampu bertahan di atas level support 1.2730. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 1.2695 – 1.2805.

USDJPY

Abaikan pelemahan dolar AS  dan melemahnya indeks Nikkei, USDJPY ditutup mendatar di hari Kamis di level 105.41. USDJPY berpeluang bergerak turun menguji level support 104.95 di tengah ketidakpastian pertumbuhan ekonomi global dan outlook pelemahan dolar AS. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 104.95 – 105.75.

AUDUSD  

Terbebani oleh anjloknya harga komoditas tembaga telah mendorong penurunan AUDUSD di hari Kamis, ditutup melemah  28 pips di level 0.7045.  Selama tidak mampu menembus level support 0.7035 AUDUSD berpeluang bergerak naik menguji resisten di 0.7100.Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 0.7015 – 0.7100.

NIKKEI

Terserat oleh sentimen kejatuhan Wall Street telah mendorong penurunan indeks Nikkei di hari Kamis, ditutup turun 90 poin di level 22995.  Aksi hindar aset beresiko di tengah kekhawatiran pemulihan ekonomi global berpeluang  menekan indeks Nikkei menguji level support  22770. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 22770 -23355.

HANG SENG

Tertekan oleh kejatuhan saham-saham tambang dan kesehatan telah membuat indeks Hang Seng bergerak turun di hari Kamis, berakhir melemah  126 poin di level 23356.  Indeks Hang Seng berpeluang melanjutkan penurunan menguji level 22910 di tengah ketidakpastian ekonomi global serta masih memanasnya hubungan diplomatik AS -Tiongkok. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 22910 – 23740.

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah

Perhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.