Jumat, 24 April 2020

  • Harga SUN Benchmark Menguat, ICBI Ditutup Positif. ICBI ditutup menguat terbatas +0,03% ditopang oleh indeks return obligasi negara yang naik +0,04%. Harga SUN seri FR bergerak Dari 41 seri, 19 seri diantaranya mencatat penguatan harga termasuk seluruh seri SUN acuan. Tekanan naik mewarnai kurva yield obligasi negara dan obligasi korporasi dengan kenaikan rata-rata yield terbesar dialami tenor menengah. Pasar hari ini diduga lebih banyak digerakkan oleh faktor trading. Ketika concern pasar masih tertuju pada pandemi Covid-19 beserta potensi resesi yang ditimbulkannya, konflik geopolitik antara AS dan Iran yang kembali mengemuka diduga semakin memberi tekanan bagi pasar obligasi. Ketidakpastian yang semakin tinggi di global dikhawatirkan memicu derasnya dana asing keluar dari pasar SBN. Asing dalam 2 hari ini (21-22 April) mencatat net sell Rp1,75tn setelah sembelumnya net buy selama 3 hari beruntun dengan total nilai Rp4,37tn. Akhir pekan ini, pasar obligasi diprediksi berlanjut bergerak terbatas. Situasi global yang semakin tidak kondusif diduga akan mempengaruhi minat investor bertransaksi di pasar obligasi. Selain itu, investor juga diprediksi akan lebih banyak melakukan short-term trading. Namun, jika apresiasi Rupiah dapat bertahan maka hal tersdebut akan menjadi katalis positif bagi pasar. Pada hari Kamis, Rupiah di pasar Spot ditutup menguat 35,0 poin di level Rp15.415/US$.

EKONOMI GLOBAL

  

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah

Perhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.