Jumat, 13 November 2020

  • Imbal Hasil Obligasi Domestik Naik. Seluruh indeks return obligasi domestik melemah di akhir end of day Kamis. Harga SUN seri Fixed Rate dominan turun dengan rata-rata pada seluruh seri turun sebesar –20,74bps. Kurva yield PHEI-IGSYC berpola bearish. Rata-rata yield tenor 1-30tahun naik +1,81bps. Total frekuensi transaksi obligasi di pasar sekunder turun –12,37% menjadi 1.686 transaksi, sementara total volume meningkat +9,65% menjadi Rp23,07tn. Kinerja negatif kembali mewarnai gerak pasar obligasi domestik. Pada hari ini, melemahnya pasar diperkirakan lebih didorong dari faktor global. Ditengah kabar positif calon vaksin, fokus pasar tertuju pada peningkatan kasus harian khususnya di Amerika yang menyebabkan kembali berlakunya pembatasan aktivitas ekonomi di New York dan San Fransisco. Pada hari ini kurs spot Rupiah melemah 85poin ke level Rp14.170/US$ dan performance IHSG juga turun –0,92% ke level 5.458,60. Menutup sesi perdagangan pekan kedua November esok hari, tren negatif diperkirakan masih berlanjut pada pasar obligasi Indonesia. Kondisi ini diperkirakan dipicu oleh masih tingginya peningkatan daily case Covid-19 dan bayang-bayang pembatasan ekonomi. Selain itu, pelaku pasar diprediksi masih akan wait and see terhadap rilis data ekonomi penting pada pekan depan seperti GDP Jepang dan CAD Indonesia.

ECONOMIC GLOBAL

  • Dolar AS melemah semalam di tengah peningkatan wabah korona di negara-negara besar termasuk negara uni Eropa, Inggris dan AS. Pada forum diskusi ECB yang diisi oleh Presiden ECB Lagarde, Gubernur BoE Bailey, dan Gubernur The Fed Powell, ketiganya menyatakan sudah melihat harapan pemulihan walau masih memerlukan waktu untuk dimulainya pemulihan ekonomi tersebut.

Peluang Pergerakan

Emas
Harga emas berakhir naik sebesar $11.66 di level $1877.07 karena didukung oleh pasar yang kembali mengkhawatirkan kenaikan kasus covid19 di sejumlah negara. Harga Emas berpotensi Buy menguji kisaran $1884 jika harga bertahan di atas level $1870. Sebaliknya jika turun ke bawah level tersebut berpotensi Sell menguji kisaran $1867. Potensi rentang harga di sesi Asia: $1867 – $1884.

Minyak
Setelah data cadangan minyak AS yang meningkat, harga minyak berakhir turun sebesar $0.50 di level $40.92  pada perdagangan hari Kamis. Harga minyak berpotensi Sell setelah laporan peningkatan cadangan minyak versi EIA semalam, dan selama harga bertahan I bawah level $41.00, berpotensi menguji kisaran $40.30. Sebaliknya naik ke atas level tersebut berpotensi Buy menguji $41.30. Potensi rentang harga di sesi Asia: $40.30 – $41.30.

EURUSD
Dolar AS yang kembali tertekan telah menopang kenaikan EURUSD sebesar 27 pips di level 1.1806 pada perdagangan hari Kamis. EURUSD berpotensi Buy menguji 1.1825 selama harga bergerak di atas level 1.1795. Sebaliknya turun ke bawah level tersebut berpotensi Sell menguji kisaran 1.1770. Potensi rentang harga di sesi Asia: 1.1770 – 1.1825.

GBPUSD
Terbebani oleh sentimen negatif seperti ketidakpastian Brexit , kasus covid19, outlook suku bunga negatif BOE telah memicu penurunan GBPUSD sebesar 108 pips di level 1.3117. GBUSD berpotensi Buy menguji 1.3150 jika harga bertahan di atas level 1.3110. Sebaliknya jika turun ke bawah level tersebut, berpotensi Sell menguji 1.3090. Potensi rentang harga di sesi Asia: 1.3090 – 1.3150.

USDJPY
Dipicu oleh pelemahan dolar AS serta aksi hindar aset berisiko telah memicu penurunan USDJPY sebesar 30 pips di level 105.13. USDJPY berpotensi Buy menguji 105.30 jika harga bertahan di atas level 105.00. Sebaliknya menembus ke bawah level tersebut berpotensi Sell menguji 104.80. Potensi rentang harga di sesi Asia: 104.80 – 105.30.

AUDUSD
Dipicu oleh outlook turunnya harga komoditas tembaga telah menekan turun AUDUSD sebesar 48 pips di level 0.7233 pada perdagangan hari Kamis. AUDUSD berpotensi Sell menguji kisaran 0.7220 jika harga bertahan di bawah level 0.7245. Sebaliknya naik ke atas level tersebut berpotensi Buy menguji 0.7265. Potensi rentang harga di sesi Asia: 0.7220 – 0.7265.

Nikkei
Indeks Nikkei berakhir turun karena tertekan  oleh kenaikan kasus covid-19 gelombang kedua. Turun sebesar 275point di level 25290. Indeks Nikkei berpotensi Buy menguuji 25580 jika harga bertahan di atas level 25330. Sebaliknya turun ke bawah level tersebut berpotensi Sell menguji support 25200. Potensi rentang harga di sesi Asia: 25200 – 25580.

Hang Seng

Aksi hindar aset berisiko di tengah kenaikan angka covid19 di belahan dunia telah menekan turun indeks Hang Seng sebesar 229 point di level 26174. Indeks Hang Seng berpotensi Buy, menguji level 26500 jika dibuka gap up dan bertahan di atas level 26300. Sebaliknya jika bergerak di bawah level tersebut berpotensi Sell menguji kisaran 26055. Potensi rentang harga di sesi Asia: 26055 – 26500.

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah

Perhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.