Jumat, 06 Maret 2020

  • Performa pasar obligasi berlanjut positif meski tidak setinggi sebelumnya. Indeks return obligasi korporasi menguat paling kecil yakni +0,05% sementara obligasi negara naik +0,16%. Harga kelompok SUN benchmark bergerak mixed dengan rata-rata harga turun –1,68bps. Namun demikian harga SUN seri FR secara keseluruhan dominan naik dengan rata-rata +19,42bps. Transaksi obligasi di pasar sekunder terpantau menurun dengan total volume Rp25,88tn (-38,29%) dan total frekuensi 1.723 transaksi (-12,18%). Senada dengan sesi siang, meredanya penguatan harga obligasi disebabkan oleh angka kasus virus covid-19 yang terus meningkat di negara-negara lain di luar China. Seperti kasus Covid-19 di Amerika yang diberitakan kembali meningkat menjadi lebih dari 200 kasus. Rupiah di pasar spot Kamis kemarin terpantau turun 62poin ke level Rp14.175/US$ (Bloomberg). Berbeda hanya dengan pasar obligasi, IHSG kemarin turun –0,21% ke level 5.638,13. Performa positif pasar obligasi diprediksi berlanjut pada perdagangan hari ini meskipun kasus Covid-19 kembali membayangi pasar. Hari ini pasar juga diwarnai wait and see rilis posisi cadangan devisa Indonesia bulan Februari yang menurut konsensus sedikit menurun dari posisi bulan Januari yakni menjadi sebesar US$131,2miliar.

EKONOMI GLOBAL

  • Dolar AS alami pelemahan signifikan di sesi Kamis (5/3), mendorong harga emas mencatat level tertinggi $1676.47 di awal sesi Jumat (6/3). Pasar merespon negatif langkah pemangkasan suku bunga The Fed di hari Selasa lalu, dengan menimbang rendahnya suku bunga acuan AS dibandingkan suku bunga dari negara lain, dan memicu aksi lepas dolar. Beberapa pejabat the Fed, yaitu: Robert Kaplan, Neel Kashkari, dan John William, telah berpidato pagi ini, dengan hal-hal yang menjadi fokus adalah:
  1. Pemangkasan suku bunga The Fed, disebabkan pertimbangan untuk menjaga perekonomian AS yang dapat melambat akibat penyebaran wabah Korona.
  2. Suku bunga acuan AS masih dapat dinaikan kembali atau dipangkas lebih jauh, dengan imbas wabah Korona terhadap perekonomian AS menjadi tolok ukurnya.
  3. Data Fundamental AS saat ini masih menunjukan perekonomian yang kuat, dan belum memerlukan pemangkasan lebih jauh.

Pasar memberikan respon positif pagi ini, dengan dolar AS kembali menunjukan rebound, tetapi fokus pasar masih pada data utama Non-Farm payroll AS. Data NFP yang akan dirilis jam 20:30 WIB malam nanti diekspektasikan turun, dan pasar menantikan petunjuk dari data tersebut untuk pergerakan besar selanjutnya.

Potensi Pergerakan

EMAS

Harga emas berpotensi naik menguji resisten $1680 – $1685 bila pelemahan dolar AS berlanjut jelang data tenaga kerja AS jam 20:30 WIB. Bila dolar AS menguat pasca pernyataan anggota Fed, harga emas berpotensi turun menguji support pada kisaran $1660.

MINYAK

Harga minyak masih berpeluang turun menguji support $44.85 bila kekhawatiran perhambatan ekonomi akibat wabah korona berlanjut. Bila OPEC+ sepakat melakukan pemangkasan produksi, harga minyak berpotensi naik mencoba level resisten $46.70 – $47.00.

EURUSD

Bila sentimen pelemahan dolar AS berlanjut, EURUSD berpottensi naik emnguji resisten 1.1280 – 1.1300. Level support 1.1165 – 1.1190.

GBPUSD

GBPUSD berpeluang naik menguji resisten 1.2980 – 1.3050 bila dolar AS masih tertekan melemah. Level support pada kisaran 1.2900 – 1.2935.

USDJPY

Bila pelemahan dolar AS berlanjut, USDJPY berpotensi turun menguji support 105.00 – 105.50. level resisten pada kisaran 106.50 – 107.00.

AUDUSD

Laporan penjualan Ritel yang lebih rendah dari ekspektasi berpeluang menekan AUDUSD turun menguji support 0.6550. level resisten pada kisaran 0.6645 – 0.6680.

  • Berikut Indikator Ekonomi Indonesia yang kami update pada Jumat 06/03/2020 pukul 11.02 WIB :

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah

Perhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.