Jumat, 04 Juni 2021

  • Yield Curve Obligasi Berlanjut Turun, ICBI Naik +0,20%. Seluruh indeks return obligasi Indonesia kompak menguat. Penguatan terjadi pada rentang +0,09% hingga +0,22%. Harga SUN seri fixed rate didominasi kenaikan harga dengan rata-rata perubahan sebesar +19,53bps. Sementara itu rata-rata harga sukuk negara naik sebesar +18,99bps.Yield obligasi negara berpola bullish. Rata-rata perubahan yield tenor 1-30tahun turun –3,74bps dengan penurunan terbesar terjadi pada tenor panjang. Total volume di pasar sekunder turun menjadi Rp24,91tn (-20,23%) namun total frekuensi naik menjadi 1.784 transaksi (+14,29%). Pergerakan pasar obligasi domestik semakin menguat hingga sesi penutupan perdagangan Kamis. Katalis positif untuk pasar SBN diperkirakan tidak jauh berbeda dengan sesi siangnya dimana lebih didorong oleh ekspektasi positif pasar terhadap pemulihan ekonomi domestik dalam jangka pendek dekat seiring membaiknya beberapa data makro ekonomi Indonesia. Dari sisi nilai tukar, kurs spot Rupiah cenderung masih bergerak stabil yakni ditutup ke level Rp14.285/US$ dari sebelumnya Rp14.280/US$. Today’s Outlook Pasar obligasi Indonesia berpotensi melanjutkan tren positifnya pada perdagangan akhir pekan. Namun penguatan tersebut diperkirakan dapat mereda akibat aksi profit taking pelaku pasar menyusul kenaikan harga yang telah terjadi secara beruntun sejak pekan ketiga bulan Mei. Pasar juga akan wait and see terhadap data-data ketenagakerjaan AS seperti unemployment rate dan non-farm employment change yang akan dirilis Jumat malam.
  • Indeks bursa saham (IHSG) ditutup naik 1.41% ke level 6,031.58, menyentuh level psikologis di atas 6,000 dengan didukung oleh aksi beli dari investor asing dikarenakan adanya katalis positif untuk IHSG yaitu kenaikan harga batu bara yang signifikan akhir-akhir ini. Investor asing masuk ke bursa domestik mencapai Rp 592.9 M. Sentimen positif ini didorong pula oleh PMI Indonesia yang naik dibandingkan April yang di level 54.6. Selain itu, data inflasi menurut BPS pada Mei 2021 naik 0.32% dibandingkan dengan bulan sebelumnya (mom) sementara secara yoy laju inflasi tercatat 1.68%. Kenaikan inflasi tersebut menjadi indikasi daya beli masyarakat yang membaik.

ECONOMIC GLOBAL

  • Hari Rabu (02/06) Rupiah dibuka di level 14,230/14,270 dengan kejadian pertama di 14,270 dan kurs acuan JISDOR di level 14,276 (prior : 14,292). Rupiah diperdagangkan sideways dan ditutup di level 14,280 sedangkan SBN bergerak menguat pada beberapa tenor seri benchmark. Optimisme investor atas pemulihan ekonomi AS yang ditandai dengan adanya kebijakan moneter yang longgar dan terdapat perkiraan sebanyak 671,000 Pekerja akan diserap memunculkan sentimen dari global. Dari dalam negeri, sentimen positif berasal dari indeks PMI dan data inflasi yang membaik. Hal tersebut mendorong optimisme investor atas pemulihan ekonomi Indonesia.
  • Pertumbuhan ekonomi AS cenderung menguat dan kondisi kebijakan moneter AS masih sangat longgar serta kasus baru virus covid-19 terus menurun. Pelaku pasar masih wait and see terkait rilis data ketenagakerjaan pada hari Jumat (04/06) nanti. Sejauh ini ekonom dalam polling Dow Jones memperkirakan akan ada 671,000 tenaga kerja baru yang terserap pada Mei, atau naik dari penyerapan April sebanyak 266,000. Harga obligasi US Treasury tidak mengalami banyak perubahan dengan yield masih pada level 1.60%. Sementara itu, Indeks Stoxx Europe 600 naik sebesar 0.2% yang didorong oleh saham-saham sektor energi terkait dengan harga minyak

Peluang Pergerakan

EMAS

Harga emas berakhir melemah $37.70 di level $1870.36 pada hari Kamis, tertekan oleh sentimen menguatnya dollar AS karena optimisnya data ADP Non-Farm Emplyment Change, Unemployment Claims dan ISM Services PMI. Pagi ini (4/6), harga emas berpotensi dijual untuk menguji level support $1860 selama harga tertahan di bawah level resisten $1876. Namun kenaikan lebih tinggi dari level resisten tersebut berpeluang memicu aksi beli terhadap harga emas menguji level resisten selanjutnya $1882. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia $1860 – $1882.

MINYAK

Harga minyak bergerak menguat pada hari Kamis, ditutup naik $0.17 di level $ 68.90 karena turunnya cadangan minyak mentah AS dalam laporan Energy Information Administration (EIA). Pagi ini (4/6), harga minyak berpeluang dibeli untuk menguji level resisten $69.50 selama harga bertahan di atas level support $68.30. Penurunan lebih rendah dari level support tersebut berpeluang memicu aksi jual terhadap harga minyak menguji level support selanjutnya $67.95. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia $67.95 – $69.50.

EURUSD

Dominasi sentimen penguatan dollar AS telah memicu pelemahan EURUSD di hari Kamis berakhir turun 83 pip di level 1.2124 meskipun data indeks jasa di sejumlah negara zona Euro hasilnya optimis. Pagi ini (4/6), EURUSD berpotensi dijual untuk menguji level support 1.2085 selama harga tertahan di bawah level resisten 1.2150. Namun kenaikan lebih tinggi dari level resisten tersebut berpeluang memicu aksi beli terhadap EURUSD menguji level resisten selanjutnya 1.2165. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 1.2085 – 1.2165.

GBPUSD

GBPUSD berakhir melemah 65 pip di level 1.4099 pada hari Kamis karena dipicu oleh penguatan dollar AS dan kekhawatiran investor terhadap penyebaran virus Covid-19 varian baru dapat menunda rencana membuka kembali ekonomi Inggris. Pagi ini (4/6), GBPUSD berpotensi dijual untuk menguji level support 1.4065 selama harga tertahan di bawah level resisten 1.4130. Namun kenaikan lebih tinggi dari level resisten tersebut berpeluang memicu aksi beli terhadap GBPUSD menguji level resisten selanjutnya 1.4065. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 1.4065 – 1.4145.

USDJPY

Dominasi sentimen penguatan dollar AS karena optimisnya sejumlah data ekonomi AS telah menopang kenaikan USDJPY di hari Kamis, berakhir menguat 74 pip di level 110.24. Pagi ini (4/6), USDJPY berpotensi dibeli untuk menguji level resisten 110.55 selama harga bertahab di atas level support 110.10. Namun, penurunan lebih rendah dari level support tersebut berpeluang memicu aksi jual terhadap USDJPY menguji level support selanjutnya 109.95. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 109.95 – 110.55.

AUDUSD

Pesimisnya data neraca perdagangan Australia dan menguatnya dollar AS telah berimbas negatif terhadap pergerakan AUDUSD di hari Kamis, ditutup melemah 102 pip di level 0.7648. Pagi ini (4/6), AUDUSD berpotensi dijual menargetkan level support 0.7625 selama harga tertahan di bawah level resisten 0.7680. Namun kenaikan lebih tinggi dari level resisten tersebut berpeluang memicu aksi beli terhadap AUDUSD menguji level resisten selanjutnya 0.7700. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 0.7625 – 0.7700.

NIKKEI

Sentimen melemahnya yen Jepang dan upaya vaksinasi yang agresif oleh pemerintah Jepang telah menopang kenaikan indeks Nikkei di hari Kamis, berakhir menguat 120 poin di level 28975. Pagi ini (4/6), indeks Nikkei berpotensi dibeli untuk menguji level resisten 29185 selama harga bertahan di atas level support 28775. Namun, penurunan lebih rendah dari level support tersebut berpeluang memicu aksi jual terhadap indeks Nikkei menguji level support selanjutnya 28615. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 28615 – 29185.

HANG SENG

Pesimisnya data indeks jasa Tiongkok yang dirilis oleh Markit telah memicu pelemahan indeks Hang Seng di hari Kamis, berakhir turun 372 poin di level 28806. Pagi ini (4/6), indeks Hang Seng berpotensi dijual menargetkan level support 28430 selama harga tertahan di bawah level resisten 28970. Namun kenaikan lebih tinggi dari level resisten tersebut berpeluang memicu aksi beli terhadap indeks Hang Seng menguji level resisten selanjutnya 29160. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 28430 – 29160.

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah

Perhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.