Indonesia Composite Bond Index (ICBI) menguat +0,04% ke level 247,3904 pada perdagangan kemarin

  • Indonesia Composite Bond Index (ICBI) menguat +0,04% ke level 247,3904 pada perdagangan kemarin. INDOBeXG-Total Return (return obligasi pemerintah) juga menguat tipis yakni +0,03% ke level 242,5664. Sedangkan INDOBeXC-Total Return (return obligasi korporasi) naik +0,12% ke level 270,8303. Kurva yield IBPA-IGSYC (IBPA-Indonesia Government Securities Yield Curve) bergerak Rata-rata yield tenor 1-30tahun naik tipis +0,03bps. Rata-rata yield pada kelompok tenor pendek (<5tahun) dan menengah (5-7tahun) turun masing-masing sebesar –1,48bps dan –0,83bps. Sedangkan untuk yield tenor panjang (>7tahun) naik sebesar +0,41bps. INDOBeXG-Effective Yield kemarin ditutup turun tipis yakni –0,0006poin ke level 7,7907. Kelompok SUN benchmark diwarnai koreksi dengan rata-rata –11,65bps. Hanya harga FR0077 yang naik +20,00bps sedangkan sisanya kompak melemah pada kisaran –0,27bps hingga –41,60bps. Secara keseluruhan, harga SBN tipe FR dan ORI tampak bergerak mixed dengan rata-rata harga turun –2,62bps. Oleh karenanya, INDOBeXG-Clean Price kemarin turut bergerak turun yakni –0,04% ke level 110,0861. Aktivitas perdagangan pasar sekunder obligasi menurun. Total frekuensi turun –6,08% dari 576 transaksi menjadi 541 transaksi dan total volume juga menurun sebesar –25,67% dari Rp10,75tn menjadi Rp7,99tn. Penurunan aktivitas perdagangan dipicu oleh transaksi SUN tenor panjang dimana total frekuensi turun 54 transaksi dan volumenya turun Rp4,11tn dalam sehari perdagangan. Seri FR0078 menjadi SBN yang ditransaksikan dengan total volume terbesar yakni Rp1,38tn. Sementara frekuensi teraktif dicatatkan seri ORI015 dengan 55 transaksi. Pada obligasi korporasi, total volume terbesar tercatat Rp175miliar oleh PTPP02BCN1, dan frekuensi teraktif sebanyak 14 transaksi oleh PNBN02SBCN2. Pasar obligasi Indonesia melanjutkan pergerakan terbatasnya hingga akhir perdagangan sesi Senin kemarin. Kondisi tersebut terlihat dari tipisnya kisaran perubahan imbal hasil obligasi negara dan tipisnya perubahan return obligasi konvensional serta sukuk. Pelaku pasar diperkirakan tengah bersikap wait and see terhadap beragam sentimen dari global dan domestik seperti bagaimana kelanjutan perkembangan damai dagang US-China dan dinamika proses Brexit menjelang tenggat waktu akhir Maret nanti. Selain itu dari domestik, pasar diprediksi tengah menantikan rilis cadangan devisa akhir pekan nanti. Namun demikian ditengah terbatasnya pergerakan pasar, indikator risiko investor global terhadap pasar domestik yang tercermin dari CDS Indonesia tenor 5-tahun masih terjaga dan turun ke level 97,09. Pada Selasa ini, pemerintah akan mengadakan lelang sukuk negara pada 4 seri PBS dan 1 seri SPN-S new issuance dengan target indikatif Rp8,00tn. Pasar obligasi Indonesia diperkirakan masih bergerak terbatas pada perdagangan hari Selasa ini karena tengah minimnya sentimen lanjutan di pasar. Namun bayang-bayang tekanan berpotensi berasal dari sentimen negara China yang memangkas target pertumbuhan ekonomi untuk tahun 2019 di kisaran 6,0%-6,5%.

EKONOMI GLOBAL

  • Perilisan data current account Australia dan perilisan kebijakan moneter terbaru dari Reserve Bank of Australia berpotensi memicu volatilitas pada pergerakan AUDUSD di tengah sentimen meningkatnya harapan untuk tercapainya kesepakatan dagang antara AS dengan China. Fokus selanjutnya akan tertuju pada perilisan data indeks jasa dari Inggris dan Amerika Serikat serta pidato dari anggota FOMC Eric Rosengren dan Gubernur BOE Mark Carney untuk mencari petunjuk terbaru untuk kebijakan bank sentral Inggris dan Amerika Serikat di masa mendatang.

Market Movers Hari Ini

Potensi Pergerakan

Emas

Harga emas berpotensi bergerak dalam volatilias tinggi di tengah sentimen menguatnya dollar AS karena outlook negosiasi dagang AS-China serta gejolak politik di AS terkait perintah penyelidikan terhadap Presiden Trump. Untuk sisi atasnya level resisten terlihat di antara $1292 – $1297 dan untuk sisi bawahnya, level support berada di level $1283 – $1277.

Minyak

Sentimen meningktya harapan untuk kesepakatan dagang antara AS dengan China dan turunnya suplai minyak dari OPEC ke level terendah 4 tahun di Februari berpeluang mendorong kenaikan harga minyak untuk membidik resisten di $56.90 – $57.40. Untuk sisi bawahnya, level support terlihat di area $56.00- $55.60.

EURUSD

Outlook penguatan dollar AS berpotensi membebani pergerakan EURUSD jangka pendek untuk membidik support di 1.1300 – 1.1275, jika menguat level resisten berada di area 1.1370 – 1.1400. Data penting hari ini adalah indeks jasa dari Spanyol, Perancis, Jerman dan zona Euro serta penjualan retail zona euro.

GBPUSD

GBPUSD berpeluang untuk bergerak naik dalam jangka pendek jika pasar mempertimbangkan mulai adanya dukungan parlemen Inggris terhadap kesepakatan PM May menjelang voting Brexit untuk menguji level resisten di 1.3220 – 1.3260. Untuk sisi bawahnya, level support berada di 1.3140 – 1.3100.

USDJPY

USDJPY berpeluang bergerak lebih rendah dalam jangka pendek di tengah sentimen gejolak politik di AS untuk membidik support di 111.30 – 111.00. Untuk sisi atasnya, level resisten berada di 112.10 – 112.40.

AUDUSD

AUDUSD berpeluang melemah dalam jangka pendek, khususnya jika RBA dalam pernyataan moneter terbaru mereka yang dirilis pukul 10:30 WIB menunjukkan sikap dovish untuk menguji level support di 0.7060 – 0.7020. Sementara itu jika harga bergerak naik, level resisten terlihat di area 0.7120 – 0.7150.

  • Berikut Indikator Ekonomi Indonesia yang kami update pada Selasa 05/03/2018 pukul 10.49WIB:

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah

Perhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.