Indonesia Composite Bond Index (ICBI) ditutup melemah –0,05% di level 230,1983 pada perdagangan Jumat

  • Indonesia Composite Bond Index (ICBI) ditutup melemah –0,05% di level 230,1983 pada perdagangan Jumat terpicu oleh INDOBeXG-Total Return (return obligasi pemerintah) yang turun –0,07% ke level 225,3150. Adapun INDOBeXC-Total Return (return obligasi korporasi) menguat +0,03% ke level 254,5827. Kurva yield IBPA-IGSYC (IBPA-Indonesia Government Securities Yield Curve) bergerak Rata-rata yield seluruh tenor 1-30tahun naik tipis +0,45bps. Masing-masing kelompok tenor mencatatkan rata-rata yield sebesar: tenor pendek (<5tahun) turun –0,64bps, menengah (5-7tahun) turun –0,46bps, dan panjang (>5tahun) naik +0,76bps. INDOBeXG-Effective Yield Jumat kemarin naik +0,0106poin ke level 8,6059. Harga SUN seri benchmark masih didominasi penurunan. Koreksi harga terjadi pada ketiga serinya (FR0064, FR0065, FR0075) pada rentang –13,08bps hingga –42,96bps. Mayoritas harga SBN tipe FR juga didominasi penurunan dengan rata-rata harga turun –7,51bps. Sementara rata-rata harga SUN benchmark turun sebesar –20,86bps. Koreksi harga yang melanda seri-seri FR semakin mendorong INDOBeXG-Clean Price turun –0,09% ke level 105,0737. Aktivitas perdagangan pasar sekunder obligasi tampak semakin sepi. Total volume turun –41,66% dari Rp7,62tn menjadi Rp4,47tn ditengah penurunan total frekuensi sebesar –3,11% dari 483 kali menjadi 468 kali. Penurunan volume transaksi SUN terjadi pada seluruh tenornya dengan akumulasi penurunan terbesar dialami tenor panjang hingga mencapai Rp1,83tn. Seri FR0059 menjadi seri SBN yang paling banyak diburu investor dengan mencatatkan total volume terbesar yakni Rp661miliar dan sekaligus teraktif yakni 77 kali. Pada transaksi obligasi korporasi, seri dengan total volume transaksi terbesar dicatatkan oleh SMFP04ACN6 yakni Rp152miliar. Adapun frekuensi teraktif dicatatkan seri PPLN01B sebanyak 9 kali. Pasar obligasi domestik cenderung bergerak mendatar pada perdagangan Jumat. Tercermin dari kinerja indeks, dan pergerakan tingkat imbal hasil SBN pada kurva yield IBPS-IGSYC yang berada di rentang –2,82bps hingga +0,45bps. Belum adanya sentimen positif di pasar hingga di hari terakhir perdagangan pekan lalu menjadi pemicu sideways-nya pasar. Bahkan Jumat kemarin, Presiden ECB telah mengkonfirmasi tetap akan mulai mengakhiri pelonggaran moneternya pada akhir tahun ini. Akhir pekan kemarin, persepsi risiko di global terus menjukkan tren meningkat tercermin dari CDS Indonesia tenor 5-tahun yang naik +3,56bps. Dari dalam negeri, nilai tukar Rupiah di pasar Spot kembali terdepresiasi ke level Rp15.217/US$ (-29,0poin) dan diprediksi turut menjadi salah satu penyebab sepinya aktivitas pasar sekunder obligasi. Berbeda halnya dengan pasar obligasi, IHSG Jumat kemarin ditutup menguat +0,52% di level 5.784,92. Pada perdagangan hari ini, pasar berpotensi melemah. Akan segera diakhirnya stimulus moneter ECB di akhir tahun ini, dan rilis data GDP AS Q3-2018 sebesar 3,5% (lebih tinggi dari konsensus) menjadi faktor-faktor yang dapat menahan laju positif kinerja SBN. Dari dalam negeri, volatilitas Rupiah masih akan terus menjadi concern pasar.

EKONOMI GLOBAL

 

  • Aksi jual bursa saham yang kembali terjadi pada pekan lalu memberikan dampak pada pasar forex dan komoditas. Para pelaku pasar beralih ke aset-aset safe haven yang membuat harga emas menguat. Disisi lain harga minyak mentah mengalami tekanan akibat anjloknya bursa saham. Yield obligasi AS juga mengalami penurunan yang berdampak pada pelemahan indeks dollar di hari Jumat. AS hari ini akan merilis data Core PCE Price Index dan belanja personal pukul 19:30 WIB, dan tanpa data ekonomi penting lainnya, stabilitas bursa saham akan menjadi perhatian utama pelaku pasar.

Potensi Pergerakan

Emas

Harga emas break high 3 bulan hingga mencapai ke level $1243 Jumat kemarin, namun berbalik turun akibat aksi profit taking. Jika bursa saham kembali mengalami aksi jual pada hari ini harga emas berpeluang besar kembali menguat. Selama bertahan di atas support $1228, emas berpotensi menguat dan menguji kembali level $1243.

Minyak Mentah

Harga minyak mentah berhasil mencatat kenaikan tiga hari beruntun pada perdagangan Jumat, kenaikan berpotensi berlanjut akibat fokus pelaku pasar mulai tertuju pada embargo minyak mentah Iran yang akan berlaku 4 November. Target kenaikan ke area 69.15, dengan support terdekat di kisaran 67.00.

EURUSD

Meski berakhir menguat pada perdagangan Jumat, dan menguji resisten di kisaran 1.1420. EURUSD kemungkinan akan kembali menguji resisten tersebut pada hari ini, namun jika tidak berhasil ditembus pasangan mata uang ini berpeluang berbalik turun dengan target ke 1.1355.

GBPUSD
Masih terbebani ketidapastian hasil negosiasi Brexit, GBPUSD berpeluang kembali melemah khususnya jika menembus support di kisaran 1.2810/1.2800 dengan target ke area 1.2750. Resisten berada di kisaran 1.2870.

USDJPY

Pasangan mata uang ini bergerak dengan volatilitas tinggi pada hari Jumat, akibat penurunan bursa saham global. Jika bursa saham kembali mengalami aksi jual, USDJPY berpeluang turun ke area 111.20, namun sebelumnya harus menembus support di ksiaran 111.65.

AUDUSD

Pada hari Jumat, aksi short covering membuat AUDUSD bangkit dari level terendah sejak Feberuari 2016. Meski demikian selama risk appetite pelaku pasar belum pulih (tercermin dari pergerakan bursa saham ), AUDUSD berpotensi kembali melemah. Resisten berada di kisaran 0.7120, selama tidak ditembus AUDUSD berpeluang turun ke area 0.7050.

  • Berikut Indikator Ekonomi Indonesia yang kami update pada Senin 29/10/2018 pukul 10.23 WIB:

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah

Perhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.