CNBC Nobatkan Bank Jateng Sebagai The Most Innovative Regional Bank 2020

Bank Jateng dinobatkan sebagai bank regional paling inovatif (The Most Innovative Regional Bank) di tahun 2020 oleh jaringan televisi internasional CNBC (Consumer News and Business Channel) di Indonesia. Penghargaan itu merupakan apresiasi atas kesungguhan Banknya Wong Jawa Tengah dalam melakukan inovasi pelayanan kepada nasabahnya, termasuk strateginya dalam mengembangkan pelayanan digital.

Berbagai inovasi seperti pengembangan digitalisasi perbankan yang intens dikembangkan sejak 2017, penyediaan layanan cash management system kepada 35 pemerintahan daerah kabupaten kota dan satu pemerintahan provinsi, keberaniannya membuka layanan e-tax dan e-retribusi serta pelayanan host to host pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di 14 kabupaten kota, menjadi poin penting yang dinilai CNBC Indonesia untuk memberikan predikat The Most Innovative Regional Bank 2020 kepada Bank Jateng.

Penghargaan tersebut diterima secara virtual oleh Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Bank Jateng, Ony Suharsono, dalam event yang digelar secara live di studio CNBC Indonesia, Jakarta, Jumat (23/10/2020). “Penghargaan ini sangat membanggakan karena dalam situasi pandemi Covid-19 seperti ini mendapat penghargaan The Most Innovative Regional Bank,” kata Ony Suharsono, seusai acara penyerahan penghargaan.

Menurut dia, pemberian penghargaan ini selain sebagai kebanggaan dan bentukpengakuan, juga menjadi tantangan bagi Bank Jateng untuk terus memperbaiki pelayanannya. “Tentu hal ini membuat kita selalu termotivasi untuk terus melakukan inovasi dan perubahan tidak hanya dalam teknologi tapi juga proses, pengembangan SDM, dan segala sektor,” tambahnya.

Dalam mengembangkan inovasi layanan, kata Ony, setidaknya ada tiga hal yang menjadi kuncinya. Yang pertama transparansi layanan, poin kedua dalah penyederhanaan struktur biaya (fee), dan yang ketiga adalah membangun kepercayaan nasabah. Ketiga poin tersebut tidak bisa dilakukan secara parsial, tapi harus dilakukan secara pararel karena saling berkaitan.

Perlu diketahui, penghargaan CNBC Award diberikan kepada PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah berdasarkan kajian Tim Riset CNBC Indonesia tentang transparansi layanan, struktur biaya dan kepercayaan nasabah. Tiga hal itu menjadi dasar penting perbankan karena terkait pengelolaan keuangan para nasabahnya.

Apa yang dilakukan Bank Jateng sebagai bank pembangunan daerah (BPD) dimana banyak mitranya berstatus aparat sipil negara (ASN) di pemerintahan daerah, membuat strategi pelayanannya harus lebih spesifik dan kompatibel dengan nasabahnya. Karena itu, untuk memaksimalkan pendapatan non-bunga, bagi Bank Jateng digitaliasi saja tidak cukup. “Perlu ada inovasi lain yang bisa lebih mengikat loyalitas nasabah.”

Itu sebabnya dalam pengembangan layanan digitalnya, Bank Jateng berprinsip selain memenuhi aspek kecepatan, fiturnya juga harus mengedepankan aspek kemudahan. Karena itu pula, para mitra teknologi yang digandeng Bank Jateng pun dipilih secara ketat. Saat ini Bank Jateng mengembangkan fitur teknologi Enhancement Core banking, Middleware dan aplikasi Webbranch dalam operasi kesehariannya.

Untuk menjangkau nasabah yang lebih luas, Bank Jateng juga menggandeng banyak mitra. Di Anjungan Tunai Mandiri (ATM) mereka bekerja sama dengan jaringan ATM Prima, ATM Bersama dan ALTO, sehingga memungkinkan nasabah Bank Jateng fleksibel bertransaksi. Di Era Digital 4.0 beberapa penyedia layanan marketplace dan e-wallet juga digandeng Bank Jateng untuk memmudahkan nasabah melakukan pembayaran tagihan secara nontunai. Terbaru, perseroan mengembangkan layanan pembayaran berbasis QR code yang terhubung dengan internet banking.

Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Bank Jateng, Ony Suharsono, menegaskan upaya inovasi harus selalu dilakukan dan disempurnakan karena teknologi perkembang sangat cepat. Ekspektasi masyarakat terhadap layanan perbankan pun sangat dinamis. Untuk mengantisipasi ekspektasi yang terus berkembang, Bank Jateng menjajaki kerja sama dengan Union Pay dan Al Rajhi Bank untuk memperluas kanal pembayaran di luar negeri. “Kamin juga terus memperluas jangkauan melalui teknologi virtual account,”ungkapnya. **