Bank Jateng Salurkan Bantuan Pendidikan Untuk Siswa Disabilitas

Temanggung – Untuk meringankan beban masyarakat di tengah pandemi virus corona (Covid-19), Bank Jateng memberikan bantuan kepada sembilan siswa penyandang disabilitas yang ada di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Penyerahan bantuan dilakukan oleh Direktur Utama (Dirut) Bank Jateng, Supriyatno, di Kantor Bank Jateng Cabang Temanggung.

Penyerahan bantuan dilakukan Dirut seusai memberikan pengarahan kepada para karyawan kantor cabang Temanggung. Supriyatno mengatakan, kegiatan berbagi kasih kepada sembilan siswa tersebut merupakan kepedulian perusahaan kepada masyarakat sekitar. Dari sembilan siswa yang mendapatkan bantuan masing-masing sebesar Rp 500 ribu, tiga siswa disabilitas berasal dari tingkat SD, tiga siswa SMP, dan tiga siswa SMA.

Menurut Supriyatno, di masa pandemi Covid-19 ini banyak masyarakat yang menghadapi kesulitan. “Musim pandemi ini, banyak masyarakat termasuk siswa penyandang disabilitas sangat membutuhkan uluran tangan kita,” katanya, sesusai penyerahan bantuan, Jumat (4/12/2020).
Supriyatno berharap bantuan tersebut dapat bermanfaat bagi siswa. Dikatakannya, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Bank Jateng untuk selalu berada di tengah masyarakat dan selalu sensitif terhadap tuntutan-tuntutan masyarakat. “Kalau kita sensitif terhadap warga, lingkungan kita, kita juga enak. Marilah kita bekerja dengan baik, bekerja dengan hati,” katanya.

Dalam pengarahannya Supriyatno menyampaikan Bank Jateng beberapa waktu lalu mendapat penghargaan dari Bank Indonesia karena dinilai, salah satunya dari implementasi keuangan daerah layak untuk diberikan anugerah tingkat nasional. “Artinya prestasi kita itu bukan semata-mata lokal Jateng saja, tetapi kita sudah dilihat Indonesia,” ujar sosok yang akrab disapai sebagai Pak Nano ini.

Pada kesempatan itu, selain itu memberikan bantuan kepada siswa disabilitas, Bank Jateng juga memberikan bantuan kepada Marching Band Gita Taruna Wana Bhakti Desa Campurejo, Kecamatan Tretep Kabupaten Temanggung. Bantuan sebesar Rp 22,5 juta itu diharapkan bisa mendorong unit kegiatan masyarakat tersebut dalam berkreasi dan berkiprah. **