Bank Jateng Konsisten Dorong Program Tabungan Pelajar

Semarang – Bank Jateng konsisten mendorong program tabungan pelajar sebagai upaya edukasi dan pengenalan dunia perbankan kepada para siswa, sehingga produk Simpanan Pelajar (Simpel) tetap dipertahankan. Komitmen itu juga diwujudkan melalui kebijakan pembukaan rekening Tabungan Simpel yang hanya diperuntukkan bagi pelajar yang belum memiliki rekening tabungan.

Adapun tabungan Simpel ditetapkan dalam mata uang rupiah. Simpanan ini diperuntukkan bagi siswa atau pelajar sekolah yang bersifat perorangan atau individual. Dan untuk siswa yang sudah memiliki rekening tabungan, dianggap sudah mengerti pentingnya menabung dan memahami proses yang harus dilakukan dalam berinteraksi dengan perbankan sehingga tak diperkenankan membuka Tabungan Simpel.

Yang membuat Tabungan Simpel menarik adalah setoran minimum di awal sangat terjangkau, hanya Rp 5.000 saja. Setelah itu, setoran selanjutnya minimal Rp 1.000 sekali setor. Hal lain yang menarik, para siswa yang menjadi penabung tidak dikenakan biaya administrasi, karena Tabungan Simpel memang lebih menekankan aspek edukasi dibandingkan kepentingan profit usaha.

Memang tidak diberlakukan sistem bunga, karena ini adalah proses edukasi, namun pelajar atau siswa mendapatkan reward untuk pengendapan dana sebagai pengganti bunga. Bentuk reward yang pasti adalah pembebasan biaya administrasi bulanan dan bebas biaya untuk penggantian passbook yang hilang atau rusak. Sedangkan untuk biaya ganti buku tabungan karena habis dikenakan Rp 10 ribu.

Sementara itu tata cara pembukaan rekening harus diawali dengan kerja sama antara sekolah dengan Bank Jateng yang dikukuhkan dengan perjanjian kerja sama. Setelah itu, para siswa yang mau menabung diwajibkan mengisi formulir dan menyerahkan fotocopy kartu siswa.